Selasa, 03 Desember 2013

Bab 5 Kondisi Belajar Robert Gagne



Asumsi dasar Kondisi Belajar Gagne (hal 172)
Asumsi
Alasan
1. Belajar dan pertumbuhan tidak boleh disamakan satu sama lain
1.Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan terutama ditentukan secara genetik. Faktor yang memengaruhi belajar terutama ditentukan oleh kejadian dalam lingkungan pemelajar.
2. Belajar adalah faktor kausal penting dalam perkembangan individual
2. Model yang diusulkan Arnold Gessel, bahwa pertumbuhan tubuh dan mental terkait erat, adalah tidak akurat.
3. Banyak hasil belajar manusia digeneralisasikan ke berbagai macam situasi
3. Belajar bukan akuisisi kepingan-kepingan informasi secara terpisah-pisah. Penjumlahan, misalnya, berlaku untuk situasi seperti penyeimbangan neraca, menghitung pajak, dan menyusun anggaran.
4. Belajar manusia adalah kumulatif; belajar keterampilan yang kompleks didasarkan pada belajar sebelumnya
4. Seseorang tidak harus mempelajari seperangkat respons baru secara lengkap di banyak situasi. Misalnya, keterampilan menjumlah angka memberi kontribusi untuk kemampuan  membagi.
5. Belajar bukan proses tunggal
5. Model S-R dapat menejelaskan asosiasi sederhana, tetapi tidak dapat menjelaskan belajar keterampilan yang kompleks. Juga, belajar membaca atau mengucapkan bahasa asing bukan hasil dari wawasan (insight)

Behavioris dan teoretisi Gestalt mengembangkan penjelasan tentang proses belajar di dalam laboratorim dan memperluas temuannya pada situasi manusia. Sebaliknya, Gagne mengawali dengan kompleksitas dan variasi yang menjadi ciri belajar pada manusia dan menyusun suatu sistem untuk menjelaskan variasi itu (hal 218). Analisis Gagne menghasilkan lima kategori atau ragam belajar yang dibedakan oleh kinerja yang berbeda-beda dan persyaratan yang berbeda untuk belajar. Kelima ragam itu adalah infromasi verbal, keterampilan intelektual, strategi kognitif, sikap, dan keterampilan motorik. Selain itu, keterampilan intelektual mencakup empat keterampilan dengan ciri-ciri tersendiri yang membentuk hierarki dari belajar diskriminasi sampai ke belajar aturan pada jenjang yang lebih tinggi (pemecahan masalah).

Berbeda dengan penjelasan lainnya, seperti “belajar menghafal” atau “belajar konseptual”, kelima ragam tersebut melintasi batas mata pelajaran sekolah, usia pemelajar, dna jenjang kelas (hal 218). Tujuan utama dari teori Gagne adalah merencanakan pembelajaran kelas yang efektif. Guru atau perancang pembelajaran menulis keterampilan yang akan dipelajari dalam bentuk tujuan kinerja, dan mengidentifikasi berbagai macam belajar (hal 221).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar